Membuat Bijih Plastik dengan Mesin Pencacah Sederhana

 hal.1 << hal.2 << halaman 3 dari 3

Mesin pencacah plastik ini terdiri atas berbagai komponen yang saling mendukung agar dapat bekerja dengan baik. Setiap bagiannya berkaitan dan mempunyai fungsi masing-masing. Beberapa komponen yang penting tersebut diantaranya adalah body mesin pencacah plastik, saringan dan saluran keluar bijih plastik.

Body mesin pencacah plastik berfungsi untuk menahan sampah plastik yang hancur agar tidak keluar dari proses pencacahan. Saringan berfungsi untuk menentukan ukuran bijih plastik yang terbentuk setelah proses pencacahan. Saluran keluar berfungsi untuk jalan keluar bijih plastik.

Nur Adnan dkk memanfaatkan plat bekas untuk membuat pisau dan rumah pisaunya. Pisau mesin dibuat dengan plat bekas berketebalan minimal 0,5 mm, sedang rumah pisaunya dengan plat berketebalan 5 mm. Untuk mata pisau, digunakan pegas daun bekas (pegas truk). Rangka dibuat dari propil u ukuran 40 x 35 x 3,5 mm, atau propil l ukuran 40 x 40 x 3,5. Proses perakitan terdiri dari 2 macam, pada body dan saluran keluar menggunakan proses pengelingan atau riveting dengan diameter lubang sambungan 4 mm dan diameter rivet 3 mm.

Untuk rangka, saringan, dan pisau di rakit dengan las busur listrik. Untuk tenaga penggeraknya dipilih motor listrik dengan kekuatan 1 pk. Untuk penentuan besar kecilnya kekuatan motor listrik, terlebih dahulu dihitung kekuatan tarik maksimum dari plastik/sampah plastik yang akan dihancurkan, setelah proses penghitungan maka besar kekuatan minimum dari motor listrik adalah 1 pk. Kapasitas mesin adalah ¼ kg per menit, dibuat dengan ukuran 540 x 500 x 1200 mm dengan tujuan untuk pemakaian tingkat industri rumah tangga.

Cara kerja mesin cukup sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan sampah plastik yang sudah dibersihkan dan dikelompokkan berdasarkan jenisnya (PET, HDPE, dan lain-lain), lalu memasukkannya ke dalam mesin yang menyala. Tunggu sekitar 1 menit, jadilah bijih plastik (flakes) yang siap dijual ke pabrik pengepul. Jika memungkinkan, Anda bahkan dapat mengolahnya sendiri sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi 0852 9202 3169 (Nur Adnan).

Lakukan Apa yang Bisa Dilakukan

Plastik adalah materi yang luwes. Meski tak akan pernah habis karena tak dapat diuraikan oleh alam, plastik selalu dapat didaur ulang walau tentu saja kualitasnya pasti menurun. Bijih plastik dari ember bekas, misalnya, dapat dibuat menjadi ember lagi tetapi tidak akan mencapai kualitas yang sama. Namun bijih plastik dari ember ini bisa menjadi produk lain seperti tas kresek (tas plastik jinjing).

Apabila sebelumnya Anda angkat tangan atau geleng-geleng melihat sampah plastik produksi pribadi Anda, barangkali mesin pencacah plastik kreasi Nur Adnan dkk ini dapat menjadi solusi yang menguntungkan. Apalagi jika digunakan bersama dalam lingkungan RT atau RW. Dengan adanya mesin ini, sampah plastik di lingkungan dapat lebih terkelola dan tidak terbuang sia-sia, terlebih jika Pak RT/RW mengeluarkan Undang-Undang Anti Pemulung di daerah Anda.

Lakukan apa yang bisa Anda lakukan untuk masa depan anak cucu. Menjual sampah plastik ke pengepul, atau memberikan sampah plastik pada pemulung di luar kawasan kampung, adalah salah satu langkah mudah yang cukup berarti. (Dana Rizki & Titis LN)

 

55 thoughts on “Membuat Bijih Plastik dengan Mesin Pencacah Sederhana

  1. krisna

    Menarik sekali artikelnya apakah bisa minta diinformasikan ke email saya ttg harga, profil dan kapasitas mesinnya serta brp banyak bijih plastik yg dihasilkan terima kasih sebelumnya.

  2. endriansyah

    mohon informasi harga mesiny dan profilny.,utk kapasitas mesin tersebut berapa banyak biji plastik yg di hasilkan dalam perhitungan per jam
    dan penggunaan utk penggerak mesin menggunakan listrik atw BBM..
    mohon info ke email saya..,tks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>