A CHILDREN’S PLAYING CENTER FOR MERAPI’S EVACUEES

What about children? Well, they are ‘just’:

ß Confused: What happens, why are we not home? Why are there so many healthy people fed like sick people?

ß Worried about their most valuable things: What about my bicycle? Is my doll alright? Continue Reading →

Pembelajaran dari IACCP XX

… di Melbourne, saya cukup kesulitan untuk menemukan tempat atau suatu pertunjukan budaya lokal. Seorang teman saya dari KJRI bahkan berkata “Apa mereka punya budaya (lokal)? Budaya mereka kan ya campuran dari berbagai budaya”. Memang, yang terlihat justru budaya-budaya masyarakat lain, seperti ketika saya makan di Arrow street, saya melihat sekelompok anak muda India atau Pakistan mepertunjukkan tarian mereka. Ketika saya melihat jadwal-jadwal pertunjukkan di beberapa gedung pertunjukan setempat, semua berisi pertunjukkan modern, ala barat, seperti cabaret, konser lagu pop atau modern, maupun drama-drama kontemporer. Demikian pula, ketika saya berkunjung ke Melbourne Museum, saya justru menemukan banyak hal terkait dengan sains dan teknologi dan sangat sedikit berisi kebudayaan maupun tradisi masyarakat setempat. Continue Reading →